Penggunaan Minyak Tanaman Serai Wangi (Cymbopogon Nardus L) Sebagai Repellent Senyawa Lipid Alami Nyamuk

Chevi Ardiana, Sri Mulynaingsih, Melisa Nursuciani, Leni Sri Mulyani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tolak (repellent) minyak tanaman serai wangi (Cym-bopogon nardus L.) sebagai zat anti nyamuk organik alami. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua perlakuan dan enam belas kali pengulangan. Populasi penelitian adalah nyamuk jenis Culex sp. Nyamuk ini terdapat di daerah Samarang, Kabupaten Garut. Berdasarkan hasil penentuan sampel (16×1 × 10 sampel) diperoleh 160 sampel. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober 2021 dan bertempat di Laboratorium Biologi, Institut Pendidikan Indonesia (IPI), Garut. Analisis data yang digunakan, yaitu: observasi(pengamatan secara langsung). Dimana, pengujian dilakukan setiap satu jam sekali selama enam jam berturut-turut sampai didapatkan hasil untuk perhitungan daya tolak (repellent). Hasilnya menunjukkan minyak atsiri serai wangi pada konsentrasi 97.91 persen mempunyai daya tolak (repellent) selama 2 jam. Berdasarkan hasil penelitian, maka minyak atsiri serai wangi (Cymbopogon nardus L dapat digunakan sebagai zat anti nyamuk alami walaupun daya tolak (repellent) nya hanya sampai 2 jam. Minyak hasil penelitian tersebut dapat digunakan secara berulang-ulang atau digunakan ketika nyamuk aktif menggigit.

Kata kunci : Minyak serai wangi, repellent senyawa lipid, Obat anti nyamuk, Nyamuk Culex sp


Full Text:

PDF

References


Ab Rahman, Jamalludin. 2015. Brief guidelines for methods and statistics in medical research. Springer.

Afif, Syarif. 2010. Uji daya proteksi minyak atsiri peppermint (mentha piperita) sebagai repelen terhadap nyamuk aedes aegypti. Universitas Sebelas Maret.

Chattopadhyay, Pronobesh, Sunil Dhiman, Somi Borah, Bipul Rabha, Aashwin Kumar Chaurasia, and Vijay Veer. 2015. Essential oil based polymeric patch development and evaluating its repellent activity against mosquitoes. Acta Tropica 147:45–53.

Johanudin, Nanang, et al. 2013. Distribusi spasial nyamuk diurnal secara ekologi di kabupaten lamongan. Biotropika: Journal of Tropical Biology 1 (3): 124–128.

Karunamoorthi, Kaliyaperumal, Askual Girmay, and Samuel Fekadu Hayleeyesus. 2014. Mosquito repellent activity of essential oil of ethiopian ethnomedicinal plant against afro tropical malarial vector anopheles arabiensis. Journal of King Saud University-Science 26 (4): 305–310.

Katadi, Zaeni, Ahmad Zaeni, and Hamsidi R Suryani. 2015. Formulasi losio antinyamuk dengan zat aktif minyak atsiri lantana camara linn. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia 2 (1): 1–4.

Santya, Roy Nusa Rahagus Edo, and Joni Hendri. 2013. Daya proteksi ekstrak kulit jeruk purut (citrus hystrix) terhadap nyamuk demam berdarah. Aspirator Journal of Vector-Borne Diseases 5 (2): 61–66.

Shidqon, MA. 2016. Bionomik nyamuk culex sp sebagai vektor penyakit filariasis wuchereria bancrofti (studi di kelurahan banyurip kecamatan pekalongan selatan kota pekalongan tahun 2015). Skripsi. UNM Malang.

Sukendra, Dyah Mahendrasari, and Muhammad Atiq Shidqon. 2016. Gambaran perilaku menggigit nyamuk culex sp. sebagai vektor penyakit filariasis wuchereria bancrofti. Pena Medika Jurnal Kesehatan 6 (1).

Susanti, Mira, Hadi Kuncoro, and Laode Rijai. 2015. Uji aktivitas larvasida ekstrak daun keladi birah (alocasia indica schott) terhadap larva nyamuk culex sp. Jurnal Sains dan Kesehatan 1 (1): 5–10.

Utomo, Pramono Putro, and Nana Supriyatna. 2014. Perbandingan daya proteksi losion anti nyamuk dari beberapa jenis minyak atsiri tanaman pengusir nyamuk. Biopropal Industri 5 (2): 79–84.

Wan, Xiangyuan, Suowei Wu, Ziwen Li, Xueli An, and Youhui Tian. 2020. Lipid metabolism: critical roles in male fertility and other aspects of reproductive development in plants. Molecular plant 13 (7): 955–983.




DOI: https://doi.org/10.31980/jls.v4i1.1656

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Life Science (JLS) adalah sebuah jurnal ilmiah yang secara regular dipublikasikan oleh Jurusan Pendidikan Biologi, Institut Pendidikan Indonesia (Jl. Pahlawan No.32, Garut). JLS berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Copyright © Institut Pendidikan Indonesia-Garut.