Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Menuju Ketahanan Pangan Mandiri Melalui Pelatihan Budidaya Maggot BSF di Desa Adiluhur

Authors

  • Adhyaksa Faishal Rafi Universitas Sebelas Maret
  • Miftah Nurul Azmi Universitas Sebelas Maret
  • Abigail Oka Vander Molen Universitas Sebelas Maret
  • Miya Ramadhan Universitas Sebelas Maret
  • Alodia Zahra Angelnina Universitas Sebelas Maret
  • Azzahra Indiana Nugraha Universitas Sebelas Maret
  • Samsya Adintya Nurfadillah Universitas Sebelas Maret
  • Marcella Wahyu Kristiyani Universitas Sebelas Maret
  • Iffa Irfannisa Universitas Sebelas Maret
  • Moh Salimi Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.31980/badranaya.v4i1.3964

Keywords:

Alternative feed, Black Soldier Fly, Community empowerment, Food security

Abstract

Tingginya harga pakan dan penumpukan sampah organik adalah tantangan utama peternak di Desa Adiluhur. Budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) menjadi solusi pakan alternatif dan pengurai limbah, namun pengetahuan masyarakat masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelatihan budidaya BSF dalam program KKN untuk mewujudkan ketahanan pangan mandiri. Metode penelitian kuantitatif pre-experimental (desain One Group Pretest-Posttest) digunakan pada 20 sampel dari total 50 peserta melalui teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji N-Gain. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan: skor rata-rata pretest 21,00 naik menjadi 40,05 pada posttest. Uji N-Gain memperoleh nilai 0,66 (kategori sedang). Standar deviasi juga menurun drastis dari 8,96 menjadi 2,93, membuktikan pemerataan pemahaman peserta. Kesimpulannya, pelatihan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan warga dan menjadi langkah awal strategis menuju kemandirian produksi pakan ternak

Author Biography

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Menuju Ketahanan Pangan Mandiri Melalui Pelatihan Budidaya Maggot BSF di Desa Adiluhur. (2026). Badranaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 78-86. https://doi.org/10.31980/badranaya.v4i1.3964