Implementasi Metode Iqro dalam Pembelajaran Tartil Al-Qur'an di Taman Pendidikan Al-Qur'an Miftahul Jannah
DOI:
https://doi.org/10.31980/caxra.v6i2.3665Abstract
Kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil masih menjadi kendala di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Miftahul Jannah. Sebagian santri belum mampu melafalkan ayat dengan benar sesuai kaidah tajwid, terutama pada hukum mad. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi metode Iqro, menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan tartil, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan subjek 2 guru dan 12 santri. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama tiga bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Iqro dilaksanakan secara individual dan bertahap dengan pendampingan intensif guru. Metode ini berkontribusi positif pada pengenalan huruf hijaiyah, perbaikan makharijul huruf, dan pengurangan pengaruh dialek lokal. Namun, konsistensi tartil belum tercapai sepenuhnya: 7 dari 12 santri masih keliru dalam menerapkan hukum mad (panjang-pendek bacaan). Simpulan penelitian ini adalah metode Iqro efektif sebagai fondasi awal, tetapi diperlukan penguatan melalui latihan rutin dan pendampingan berkelanjutan yang terfokus pada aspek mad. Implikasi praktisnya, guru disarankan menambah sesi khusus latihan mad.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












