Analisis Tradisi Keagamaan dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.31980/caxra.v6i2.3829Abstract
Penguatan pendidikan karakter dalam Pendidikan Agama Islam di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang mempunyai potensi melemahkan nilai-nilai keagamaan peserta didik menjadi sangatalah begitu penting, sehingga diperlukanlah suatu integrasi antara pembelajaran yang tidak hanya berfokus kepada aspek kognitif saja, tetapi juga pada aspek spiritual serta emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tradisi keagamaan dan kurikulum berbasis cinta dalam meningkatkan mutu PAI di sekolah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi keagamaan melalui pembiasaan seperti doa bersama, tadarus Al-Qur’an, dan shalat berjamaah mempunyai peranna dalam membentuk karakter religius peserta didik, sementara itu kurikulum berbasis cinta sendiri menciptakan suasana pembelajaran yang humanis melalui hubungan yang hangat dan empatik antara guru dan siswa. Integrasi keduanya memperkuat internalisasi nilai Islam pada aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pembelajaran PAI yang lebih holistik, inklusif, dan berkelanjutan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












