Analisis Tradisi Keagamaan dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam

Authors

  • Khovifah Puspita UIN Raden Fatah Palembang
  • Ahmad Zainuri UIN Raden Fatah Palembang
  • Mukti Ali UIN Raden Fatah Palembang
  • Abdur Razzaq UIN Raden Fatah Palembang
  • Muhammad Jhoni UIN Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31980/caxra.v6i2.3829

Abstract

Penguatan pendidikan karakter dalam Pendidikan Agama Islam di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang mempunyai potensi melemahkan nilai-nilai keagamaan peserta didik menjadi sangatalah begitu penting, sehingga diperlukanlah suatu integrasi antara pembelajaran yang tidak hanya berfokus kepada aspek kognitif saja, tetapi juga pada aspek spiritual serta emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tradisi keagamaan dan kurikulum berbasis cinta dalam meningkatkan mutu PAI di sekolah. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi keagamaan melalui pembiasaan seperti doa bersama, tadarus Al-Qur’an, dan shalat berjamaah mempunyai peranna dalam membentuk karakter religius peserta didik, sementara itu kurikulum berbasis cinta sendiri menciptakan suasana pembelajaran yang humanis melalui hubungan yang hangat dan empatik antara guru dan siswa.  Integrasi keduanya memperkuat internalisasi nilai Islam pada aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pembelajaran PAI yang lebih holistik, inklusif, dan berkelanjutan

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Analisis Tradisi Keagamaan dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Agama Islam. (2026). CaXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(2), 833-841. https://doi.org/10.31980/caxra.v6i2.3829