Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas II Sekolah Dasar melalui Media Wayang Kertas Berbasis Kearifan Lokal
DOI:
https://doi.org/10.31980/caxra.v6i3.3837Keywords:
Keterampilan berbicara, Media Wayang KertasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui media boneka kertas berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 26 siswa kelas dua sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan penelitian ditetapkan sebesar 80,77%, yang berarti setidaknya 21 dari 26 siswa mencapai standar kompetensi minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata meningkat dari 67,62 pada tahap pra-intervensi menjadi 78,84 pada Siklus I dan 87,17 pada Siklus II. Pencapaian belajar siswa juga meningkat dari 73,07% menjadi 92,30%. Dengan demikian, media boneka kertas berbasis kearifan lokal terbukti efektif sebagai media pembelajaran alternatif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












