Comparing the Effectiveness of Learning Video Media and the Imitation Model in Enhancing Mathematical Learning Outcomes and Student Motivation
DOI:
https://doi.org/10.31980/mosharafa.v14i2.2712Keywords:
Learning Video Media, Imitation Model, Learning Outcomes, Motivation, Hasil Belajar, Media Video Pembelajaran, Model Tiruan, MotivasiAbstract
Abstrak
Media pembelajaran memegang peran yang sangat penting dalam mencapai tujuan pendidikan, karena dapat membantu guru menyampaikan materi pelajaran dengan lebih efektif kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi dan hasil belajar matematis siswa yang menggunakan media video pembelajaran dan model tiruan di SDN 3 Karangpawitan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Quasi Eksperimental, tepatnya dengan model static group comparison design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam motivasi belajar antara siswa yang menggunakan media video pembelajaran dan model tiruan. Siswa yang menggunakan media video pembelajaran menunjukkan motivasi belajar sebesar 80%, yang tergolong dalam kategori "baik", sedangkan motivasi siswa yang menggunakan model tiruan hanya mencapai 46,4%, yang tergolong dalam kategori "kurang". Selain itu, hasil belajar matematis siswa yang menggunakan video pembelajaran mengalami peningkatan (gain) sebesar 0,717 yang termasuk dalam kategori tinggi, sementara siswa yang menggunakan model tiruan hanya mengalami peningkatan sebesar 0,248, yang tergolong dalam kategori rendah. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa media video pembelajaran lebih efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematis siswa dibandingkan dengan model tiruan.
Abstract
Learning media plays a crucial role in achieving educational goals, as it can help teachers deliver subject matter more effectively to students. This study aims to determine the differences in motivation and mathematical learning outcomes between students using instructional videos and simulation models at SDN 3 Karangpawitan. The method used in this study was a quasi-experimental experiment, specifically a static group comparison design. The results showed a significant difference in learning motivation between students using instructional videos and simulation models. Students using instructional videos demonstrated learning motivation of 80%, which is categorized as "good," while students using simulation models only achieved 46.4%, which is categorized as "poor." Furthermore, students using instructional videos experienced a gain of 0.717, which is categorized as high, while students using simulation models only experienced an increase of 0.248, which is categorized as low. Therefore, this study concludes that instructional videos are more effective in improving students' motivation and mathematical learning outcomes compared to simulation models.
References
Arifin, Z. (2023). Implementasi Model Pembelajaran Tiru dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 12(1), 75-89
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Raja Grafindo Persada.
Attalina, S. N. C., Efendi, A., Niswah, N., & Nugroho, V. A. (2024). Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Virtual Reality (Vr) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Materi Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Tunas Bangsa, 11(1), 31–43. https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v11i1.2599
Audie, N. (2019). Peran Media Pembelajaran Meningkatkan Hasil Belajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 2(1), 586–595.
Audie, S. (2019). Pengaruh penggunaan media video terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 34–42.
Darmawan, D., & Wahyudin. (2018). Model Pembelajaran di Sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Elyana, D., Wulandari, A. A., & Mulyani, O. B. T. (2022). Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Siswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Video. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 77-86. https://doi.org/10.31980/plusminus.v2i1.1086
Güney, Z. (2019). Visual literacy and visualization in instructional design and technology for learning environments. European Journal of Contemporary Education, 8(1), 103–117. https://doi.org/10.13187/ejced.2019.1.103
Habsyih, H. A. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Animasi 3 Dimensi Untuk Peningkatan Keterampilan Sholat di SDN Pesanggrahan 01 Kota batu. Jurnal Pendidikan Taman Widya Humaniora, 2(4), 2106–2129.
Habsyih, R. (2023). Media pembelajaran 3 dimensi dalam pendidikan. Jakarta: Pustaka Edukasi Nusantara.
Hamalik, O. (dalam Arsyad, A., 2017). Media pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2007). Permendiknas No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendiknas.
Khairani, S., Mailizar, M., Hidayat, M., & Johar, R. (2024). Developing Remedial Learning Videos on Algebraic Expression Material in Junior High Schools. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 125-138. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v13i1.1981
Kolb, D. (1984). Experiental Learning. Prentice-Hall.
Kustandi, C., & Sutjipto. (2011). Media pembelajaran: Manual dan digital. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Mardiani, D., Sumartini, T. S., & Nuraisah, N. (2024). Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Self-Confidence antara Media Video Pembelajaran dan Media Alat Peraga. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(3), 613-626. https://doi.org/10.31980/plusminus.v4i3.2056
Purwanto, N. (2011). Evaluasi hasil belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rakhma, S., P, A. B., W, M. T. (2024). Efektivitas Penggunaan Video sebagai Media Pembelajaran untuk Siswa SD. Journal of Education Research, 5(4), 6552–6556.
Rifanti, D. N., Septia, T., & Handayani, U. F. (2023). Dampak penggunaan media pembelajaran video animasi terhadap respon pembelajaran matematika peserta didik kelas xi smk. Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika: PowerMathEdu, 2(3), 261-268. https://doi.org/10.31980/pme.v2i3.1428
Rubiyati, Nurlaela, L., & Rijanto, T. (2022). Efektivitas Penggunaan Video Tutorial Untuk Meningkatkan Kinerja Siswa Smk. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 9(1), 117–128. https://doi.org/10.38048/jipcb.v9i1.644
Sadiman, A. (2002). Media Pembelajaran dan Proses Belajar Mengajar, Pengertian Pengembangan dan Pemanfaatannya. Raja Grafindo Persada.
Sari, D. L., Fitriani, D. A., Khaeriyah, D. Z., & Nursyahidah, F. (2022). Hypothetical learning trajectory pada materi peluang: konteks mainan tradisional ular naga. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 203-214. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v11i2.699
Sari, N. W., & Nur, I. R. D. (2023). Analisis Kemandirian Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Baru. Radian Journal: Research and Review in Mathematics Education, 2(1), 1-10. https://doi.org/10.35706/rjrrme.v2i1.7156
Sujana, Ahmad, Rivai, & Nana. (2011). Media Pembelajaran. Sinar Baru.
Sa'adah, N., & Budi, S. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(3), 45-58.
Yulianto, A., Yulianto, S., & Hidayanto, E. (2022). Pembelajaran matematika berbantuan video pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(3), 403-414. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v11i3.731
Yunani, A. (2021). Pengaruh Video Pembelajaran terhadap Peningkatan Pemahaman Matematika Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(2), 101-113.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.