PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA ANTARA YANG MENDAPATKAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING DENGAN TEAM ACCELERATED INSTRUCTION

Wenny Wita Astriany Perbangsa, Cici Nurul Haq

Abstract


Abstract:

This research use two learning they are guided note taking with team accelerated instruction. This research is eksperimental quasi. The study in this learning guided student’s attention to learn mathematics. The purpose in this research is to know the difference of mathematics achievement student learning who use guided note taking learning with team accelerated instruction. After used the last evaluation and use the significant is 5%, it can be taken the conclusion that there is no difference of mathematics achievement students learning who use guided note taking learning with team accelerated instructio. Where as, student attitude for guided note taking learning is positive attitude and student attitude for team accelerated instruction learning is positive attitude.

Abstrak:

Penelitian ini menggunakan dua model pembelajaran yaitu guided note taking dengan team accelerated instruction. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuasi eksperimen. Pembelajaran dengan model pembelajaran ini mengarahkan perhatian siswa dalam mempelajari matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran guided note taking dengan team accelerated instruction. Setelah melakukan pretest dan posttest dan menggunakan taraf signifikan 5% dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran guided note taking dengan team accelerated instruction. Sedangkan, sikap siswa terhadap model pembelajaran guided note taking adalah positif dan team accelerated instruction juga memiliki sikap yang positif.

Keywords


prestasi belajar; guided note taking; team accelerated instruction

Full Text:

PDF

References


Departemen dan Kebudayaan. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.

Dimyanti dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. jakarta: PT. Rineka Cipta.

Lie, A. (2008). Cooperative Learning: Mempraktikan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Maptuhah, A. (2011). Perbandingan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik antara Siswa yang Mendapatkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Accelerated Isntrcution dengan Konvensional. Skripsi pada Program studi Matematika STKIP Garut: Tidak diterbitkan.

Nurfadilah, L. (2012). Perbandingan Prestasi Belajar Matematika Siswa yang Mendapatkan Metode Guided Note Taking dengan konvensional. Skripsi pada Program studi Matematika STKIP Garut: Tidak diterbitkan.

Rahadi, M. (2006). Statistika Parametrik. STKIP Garut: Tidak diterbitkan.

Rahadi, M. (2011). Penelitian Pendidikan. STKIP Garut: Tidak diterbitkan.

Ruseffendi. (2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika Untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Slavin,R. E. (2005). Cooperative Learning: Teori, Riset dan Praktek. Bandung: Nusa Media.

Sudjana, N. (2009). Dasar-Dasar Proses Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Suherman, dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: UPI.

Sundayana, R. (2010). Statistika Penelitian Pendidikan. STKIP Garut: Garut Press.

Sundayana, R. (2012). Komputasi Data Statistik. STKIP Garut: Tidak diterbitkan.

Suprijono, A. (2012). Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tim Dosen STKIP Garut. (2013). Buku Panduan Penulisan Skripsi. STKIP Garut: Tidak diterbitkan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika

Indexed by:

 

Creative Commons License
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. 

 

View My Stats