Adversity Quotient Mahasiswa Pendidikan Matematika dan Keterkaitannya dengan Indeks Prestasi Kumulatif

Eva Mulyani, Setya Wahyuningsih, Ike Natalliasari

Abstract


Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Adversity quotient mahasiswa pendidikan matematika angkatan 2015 dan mengetahui ada atau tidak adanya keterkaitan antara Adversity quotient dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa pendidikan matematika angkatan 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif korelatif. Menggunakan metode korelasional yang tujuannya untuk menyelidiki sejauh mana variasi pada satu variabel berkaitan dengan variabel yang lainnya. Berdasarkan hasil analsis data penelitian, bahwa tingkat Adversity quotient (AQ) mahasiswa jurusan pendidikan matematika FKIP Universitas Siliwangi angkatan 2015 secara umum berada pada kategori AQ sedang (camper). Sebesar 66% mahasiswa memiliki AQ sedang, dan umumnya memiliki IPK dengan predikat sangat memuaskan. 1 orang mahasiswa memiliki IPK dengan predikat pujian dan memiliki AQ tinggi (climber), 1 orang mahasiswa memiliki IPK dengan predikat pujian namun AQ nya berada pada kategori peralihan dari quitter ke camper, 14 orang mahasiswa memiliki IPK dengan tidak memiliki predikat namun AQ nya sedang (camper), dan 2 orang mahasiswa memiliki IPK dengan tidak memiliki predikat namun AQ nya berada pada kategori peralihan dari camper ke climber. Serta terdapat keterkaitan yang signifikan antara Adversity quotient dengan Indeks Prestasi Kumulatif.

 

Adversity Quotient of Mathematics Education Students and Its Correlation with Their Grade Point Average

Abstract

The purpose of this research was to find out the 2015 adversity quotient of mathematics education students in academic year 2015 and find out whether there was link between Adversity quotient and the 2015 Grade Point Average (GPA) of this students or not. This research was descriptive correlative research. Using a correlational method which aims to investigate to what extent variations on one variable are related to the other variables. Based on the results of research data analysis, the level of Adversity quotient students majoring in mathematics education FKIP Siliwangi University class of 2015 in general is in the category of moderate AQ (camper). More precisely 66% of students have moderate AQ, and generally have a very satisfying GPA. One student has a GPA with a predicate of praise and has a high AQ (climber), one student has IPK with the title of praise but the AQ is in the transition category from quitter to camper, 14 students have GPA with no predicate but the AQ is camper, and two students have IPK with no predicate but the AQ is in the transition category from camper to climber. There is a significant relationship between Adversity quotient and Grade Point Average.


Keywords


Adversity quotient; relevance; GPA; Adversity quotient; keterkaitan; IPK

Full Text:

PDF

References


Afriansyah, E. A. (2017). Desain Lintasan Pembelajaran Pecahan melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 463-474.

Irfan, A., Anzora, & Fuadi, T. M. (2018). Analisis Pedagogical Content Knowledge Mahasiswa Calon Guru Pada Program Studi Pendidikan Matematika. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 239-250.

Russefendi, E., T. (2010). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Indonesian. Bandung: Tarsito.

Siregar, I. (2016). Masalah Pembelajaran Pembuktian Matematika bagi Mahasiswa di Indonesia. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 315-324.

Stoltz, P. G. (2000). Adeversity Quotient Turning Obstacles into Opportunities [Mengubah Hambatan Jadi Peluang]. Hermaya. T. Indonesian. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Stoltz, P. G. (2007). Adversity Quotient (Ed. Ke-7). Jakarta: PT. Gramedia Indonesia.

Sudarman. (2012). Adversity quotient: Kajian Kemungkinan Pengintegrasiannya dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Aksioma vol. 1(1). 55-62.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. indonesian. Indonesian Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. indonesian. Indonesian Bandung: Alfabeta.

Suhartono. (2016). “Adversity quotient Sebagai acuan Guru Dalam Menberikan soal Pemecahan Masalah Matematika. Inovasi. 2(18). 62-70.




DOI: https://doi.org/10.31980/mosharafa.v8i1.418

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika

Indexed by:

 

Creative Commons License
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. 

 

View My Stats