Kemampuan Berpikir Relasional Abstrak Calon Guru Matematika dalam Menyelesaikan Soal-Soal Non-Rutin pada Topik Geometri Non-Euclid

Mohammad Dadan Sundawan, Wawan Irmawan, Herri Sulaiman

Abstract


Abstrak

Bagi calon guru matematika, kemampuan berpikir relasional abstrak sangat mutlak diperlukan untuk menunjang kompetensinya sebagai calon guru yang profesional di masa mendatang, sehingga untuk mengetahuinya dapat dilakukan uji dengan memberikan soal-soal non-rutin geometri non Euclid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeteksi kemampuan berpikir relasional abstrak calon guru matematika dalam menyelesaikan soal-soal non-rutin. Metode kualitatif digunakan pada penelitian ini. Subjeknya ialah tiga orang mahasiswa tingkat akhir di Keguruan Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) yang dipilih berdasarkan hasil dari nilai kemampuan akademik tinggi. Teknik untuk menganalisis suatu data dilakukan dengan cara mereduksi data terlebih dahulu, kemudian data disajikan, selanjutnya ditarik sebuah kesimpulan, dan tahap akhir yaitu dapat diverifikasi hasil penelitian tersebut. Penelitian ini dapat mengetahui bahwa subjek telah memenuhi kemampuan berpikir relasional abstrak dengan fungsi kognitifnya. Sehingga secara umum dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir relasional abstrak bagi calon guru matematika program studi pendidikan matematika Universitas Swadaya Gunung Jati sudah beberapa yang memiliki dan terdeteksi sesuai dengan fungsi kognitif yang ada.

 

Relational Abstract Thinking Ability of Prospective Mathematics Teacher Solved Non-Routine Problems on Non-Euclid Geometry Topic

Abstract

For prospective mathematics teachers, abstract relational thinking skills are necessary to support their competencies as future professional teachers, so that they can be tested by giving non-Euclid geometry non-routine questions. This study aims to determine and detect the ability of relational thinking abstract of prospective mathematics teachers in solving non-routine questions. Qualitative methods are used in this study. The subjects were three final-level students at the Swadaya Gunung Jati University Teacher Training (UGJ) who were selected based on the results of high academic ability scores. The technique for analyzing a data is done by reducing the data first, then the data is presented, then a conclusion is drawn, and the final step is to verify the results of the research. This research can find out that the subject has fulfilled the ability of abstract relational thinking with cognitive functions. So, in general, it can be concluded that abstract relational thinking skills for prospective mathematics teachers of the mathematics education program at Swadaya Gunung Jati University have some that have and are detected according to existing cognitive functions.


Keywords


relational abstract ability; geometry non-Euclid; non-routine problems; kemampuan relasional abstrak; geometri non-euclid; soal non-rutin

Full Text:

PDF

References


Ekayanti, A. (2017). Diagnosis Kesalahan Mahasiswa dalam Proses Pembuktian Berdasarkan Newmann Error Analysis. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 105-116.

Firmasari, S. & Herri, S. (2019). Kemampuan Pembuktian Matematis Mahasiswa Menggunakan Induksi Matematika. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 3(1), 1-9.

Fitriyani, H. & Khasanah, U. (2017). Student’s Rigorous Mathematical Thinking Based on Cognitive Style. J. Phys.: Conf. Ser. 943012055

Kinard, J. T. & Kozulin, A. (2008). Rigorous Mathematical Thinking Conceptual Formation in the Mathematics Classroom. (New York: Cambridge University Press).

Maharani, A., Sulaiman, H., Aminah, N., Rosita, C. D. (2019). Analyzing the student’s cognitive abilities through the thinking levels of geometry van hiele reviewed from gender perspective. Journal of Physics: Conferences Series, Vol 1188, 012066-012073.

Nadhifah, G., & Afriansyah, E. A. (2016). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 33–44.

Raharjo, J. F. & Sulaiman, H. (2017). Mengembangkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Diskrit Dan Pembentukan Karakter Konstruktivis Mahasiswa Melalui Pengembangan Bahan Ajar Berbantuan Aplikasi Education Edmodo Bermodelkan Progresif Pace (Project, Activity, Cooperative and Exercise). Jurnal Teorema, 2(1), 1-12.

Ramdhani, S. (2017). Kemampuan Penalaran Analogis Santri dalam Geometri: Penelitian Kualitatif di Sebuah Pondok Pesantren. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 385-396.

Sholihah, S. Z., & Afriansyah, E. A. (2017). Analisis Kesulitan Siswa dalam Proses Pemecahan Masalah Geometri Berdasarkan Tahapan Berpikir Van Hiele. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 287–298.

Yunita, D. R., Maharani, A., Sulaiman, H. (2019). Identifying of Rigorous Mathematical Thinking on Olympic Students in Solving Non-routine Problems on Geometry Topics. Atlantis Press: Advance in Social Sciences, Education and Humanities Research, Vol 253, 495-499.

Yusri, A. Y. (2017). Penerapan Pendekatan Keterampilan Proses dalam Pembelajaran Matematika terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Peserta Didik Kelas VIII SMP di Sibatua Pangkajene. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 407-418.

Zubaidah, A. Y. (2012). Identifikasi Kemampuan Berpikir Matematis Rigor Siswa Sekolah Dasar Ditinjau dari Aspek Kemampuan Matematika Dalam Memecahkan Masalah Matematika Pokok Bahasan Pecahan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.31980/mosharafa.v8i2.438

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika

Indexed by:

 

Creative Commons License
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. 

 

View My Stats