IMPLIKASI PROFESIONALISME GURU TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SMP FAUZANIYYAH KECAMATAN SUKARESMI KABUPATEN GARUT

Bpk Masykur

Abstract


Penelitian ini bertitik tolak dari
permasalahan dalam pembelajaran di sekolah, di
antaranya banyak guru yang dari segi
profesionalismenya masih rendah, sehingga hal ini
akan berdampak buruk pada pengembangan
karakter peserta didik, padahal guru merupakan
orang yang memiliki peran sangat penting dalam
pembentukan dan pengembangan karakter peserta
didik.Hal ini tentunya menimbulkan asumsi bahwa
semakin tinggi profesionalisme guru maka karakter
peserta didik akan semakin berkembang dengan
baik. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui
seberapa besar implikasi profesionalisme guru
terhadap pengembangan karakter peserta didik
khusunya di sekolah yang diteliti yaitu di SMP
Fauzaniyyah yang berada di desa Sukaresmi,
Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten
Garut.Permasalahan dalam penelitian ini penulis
batasi sebagai berikut: (1) Bagaimana tingkat
profesionalisme guru di SMP Fauzaniyyah,
Sukaresmi?; (2) Bagaimana karakter peserta didik
di SMP Fauzaniyyah, Sukaresmi?; (3) Bagaimana
strategi pengembangan karakter peserta didik di
SMP Fauzaniyyah, Sukaresmi ?; (4) Bagaimana
implikasi profesionalisme guru terhadap
pengembangan karakter peserta didik di SMP
Fauzaniyyah, Sukaresmi? Metode penelitian yang
digunakan adalah metode deskriptif korelatif,
dengan teknik pengumpulan data yang digunakan
antara lain observasi, wawancara, angket dan studi
literatur. Berdasarkan hasil analisis terhadap data
yang terkumpul, maka penulis menarik beberapa
kesimpulan sebagai berikut: (1)Profesionalisme
guru di SMP Fauzaniyyah Sukaresmi, Garut,
berdasarkan hasil analisis statistik berada pada
pada taraf baik dengan perhitungannya sebagai
berikut: 1977:30:16 = 4,1. Nilai tersebut berada
pada kategori baik karena berada pada rentang
antara 3,5 – 4,5 dengan kategori baik. (2) Karakter
peserta didik di SMP Fauzaniyyah Sukaresmi
berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan
bahwa nilai variabel pengembangan karakter
peserta didik di SMP Fauzaniyyah Sukaresmi, Garut
berkategori baik dengan perhitungan sebagai
berikut: 1992:30:16 = 4,15. Nilai tersebut berada
pada rentang antara 3,5 – 4,5 dengan kategori baik.
(3)Implikasi profesionalisme guru terhadap
pengembangan karakter peserta didik di SMP
Fauzaniyyah Sukaresmi, Garut, berdasarkan hasil
analisis statistik mempunyai implikasi yang cukup,
hal ini terbukti dengan hasil uji korelasi dari kedua
variabel yang diperoleh koefisien korelasi 0,49.
Koefisien tersebut berada pada koefisien 0,41 –
0,60, yaitu korelasi yang cukup.(4) Berdasarkan
hasil uji hipotesis thitung dan ttabel diperoleh hasil
bahwa thitung >ttabel, yaitu 3,24 > 2,05 dengan derajat
kebebasan 27 taraf signifikansi 0,05 (5%). Hal ini
berarti bahwa variabel X (profesionalisme guru)
mempunyai hubungan yang cukup signifikan dengan
variabel Y (pengembangan karakter peserta didik)


Full Text:

PDF

References


Amri, dkk. (2011). Implementasi

Pendidikan Karakter dalam

Pembelajaran. Jakarta: Prestasi Pustaka

Publisher.

Aqib, Z. (2011). Pendidikan Karakter

Membangun Perilaku Positif Anak

Bangsa. Bandung: C.V. Yrama Widya.

Aqib, Z. (2013). Pengembangan

Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru.

Bandung: Yrama Widya.

Arikunto, S. (1998). Prosedur Penelitian

Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:

Rineka Cipta.

Djamarah,S.B. (2005). Guru dan Anak

Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta:

Rineka Cipta.

El Moekry, M. (2009). Menjadi Guru

Profesional dan Transformatif.

Lamongan: Darul Ulum.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan

Karakter Konsep dan Implementasi.

Bandung: Alfabeta.

Isjoni. (2009). Guru sebagai Motivator

Perubahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ma’arif, S. (2011). Mutiara-Mutiara

Dakwah K.H. Hasyim Asy’ari. Bogor:

Kanza.

Maryati, N. (2011). Statistik. Diktat pada

Program Studi PAI-IAILM Suryalaya

Tasikmalaya. Tidak diterbitkan.

Nata, A. (2003). Manajemen Pendidikan.

Jakarta: Prenda Media

Nuryata, I.M. (2010). Pembelajaran

Masa Kini. Jakarta: Sekarmita.

Purwanto, M.N. (1990). Psikologi

Pendidikan. Bandung: Rosda.

Qolawun, A.A. (2012). Rasulullah Saw;

Guru paling Kreatif, Inovatif, & Sukses

Mengajar. Yogyakarta: Diva Press.

Soetjipto, dan Kosasi, R. (2009). Profesi

Keguruan. Jakarta: Rineka Cipta.

Subana, dkk. (2000). Statistik Pendidikan.

Bandung: Pustaka Setia.

Sudjana. (2011). Manajemen Program

Pendidikan. Bandung: Falah.

Sugiyono. (2008). Statistik untuk

Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian

Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sulastri, A.S. (2010). Pengaruh Tingkat

Status Sosial Ekonomi Orang Tua

terhadap Hasil Belajar Siswa pada

Pelajaran PKn di Kelas 1 SMP 1

Pameungpeuk. Skripsi pada Program

Studi PPKn-STKIP Garut: Tidak

diterbitkan.

Sunarto, dan Hartono, A. (2006).

Perkembangan Peserta Didik. Jakarta:

Rineka Cipta.

Sundayana, R. (2013). Komputasi Data

Statistika. Garut: STKIP Garut Press.

Suwarno, R.B. dan Hasim, A. (2009).

Menjadi Guru yang Baik. Bandung:

Pustaka Sutra.

Suyadi. (2013). Strategi Pembelajaran

Pendidikan Karakter. Bandung: Rosda.

Tirtarahardja, U. dan La Sulo. (2005).

Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka

Cipta.

Wibowo, A. dan Hamrin. (2012). Menjadi

Guru Berkarakter. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar.




DOI: https://doi.org/10.31980/jpetik.v3i2.147

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


    Creative Commons License