Peningkatan Hasil Belajar Siswa Tentang Pengaruh Perubahan Lingkungan Terhadap Daratan Melalui Media Kartu

ade ika

Abstract


Peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran pengaruh perubahan lingkungan terhadap daratan perlu diupayakan sedini mungkin, sebab kemampuan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini guru memiliki tanggung jawab yang paling besar, karena langsung bersentuhan dengan siswa. Oleh karena itu, guru dituntut untuk melakukan berbagai variasi dalam proses pembelajaran agar dapat menarik minat siswa. Salah satu cara meningkatkan kemampuan tersebut adalah dengan penerapan model pembelajaran dengan menggunakan media kartu. Berdasarkan survey pendahuluan oleh peneliti, metode pembelajaran yang digunakan dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SD Negeri Kebagusan 02 Pagi Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan, masih didominasi metode ceramah disertai dengan penugasan. Hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam pada pokok bahasan Pengaruh Perubahan Lingkungan Terhadap Daratan siswa kelas IV SD Negeri Kebagusan 02 Pagi Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatanuntuk tahun pelajaran 2016/2017 belum memuaskan karena rata-rata masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Oleh karena itu, maka dilakukan penelitian tindakan kelas dengan tujuan utama untuk meningkatkan hasil belajar siswa tentang pengaruh perubahan lingkungan terhadap daratan melalui media kartu pada siswa Kelas IV SD Negeri Kebagusan 02 Pagi Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Penelitian ini dilakukan terhadap 33 siswa dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil penelitian dengan beberapa tindakan, menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran mulai siklus pertama sampai dengan siklus kedua, dari kategori cukup menjadi baik. Pemahaman siswa tentang materi “Pengaruh Perubahan Lingkungan terhadap Daratan” di kelas IV SD Negeri Kebagusan 02 Pagi Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan mengalami peningkatan. Nilai rata-rata hasil belajar siswa yang didasarkan pada hasil evaluasi belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 diperoleh nilai rata-rata 62,73, siklus I pertemuan 2 dengan rata-rata 68,79, siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 74,85 dan pada siklus II Pertemuan 2 diperoleh nilai rata-rata 80,76.

Full Text:

PDF

References


[Ali, Muhammad (1983). Guru dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Asnawir, Delia (2002). Media Pembelajaran. Jakarta: Citra Utama.

Cahyoto (1997). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian, Malang : Lembaga Penelitian IKIP Malang..

Carr, W. and Kemmis, S (1986). Becoming Critical: Education, Knowledge and Action Research. Falmer Press: Besingstoke, Hants.

Darmodjo, Hendro dan Kaligis (1991). Pendidikan IPA II. Jakarta: Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kerja.

Depdikbud (1994). Kurikulum Pendidikan Dasar. Jakarta: Depdikbud.

_____________(1999). Penilaian adalah Hasil Kerja Anak. Jakarta: Depdikbud.

Depdiknas (2003). Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Depdiknas.

_____________(2005). Kerangka Dasar Kurikulum 2006. Jakarta: Pusat Kurikulum Depdiknas

Dimyati, dan Mujiono (1999). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Hamalik, Oemar (1985). Pendekatan Baru Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya

_____________(1994). Media Pendidikan. Jakarta: Alumni.

_____________(2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Hakim, Tursan (2005). Belajar Secara Efektif. Jakarta: Puspa Swara.

Ibrahim, Muslimin, dkk (2000). Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: UNESA Press

Kasbollah, Kasihani E.S (1998). Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Jakarta: Dikti. Proyek Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Kemmis, Stephen dan Robin Mc Taggart (1982). The Action-Research Planner. Victoria: Deakin University.

Lie, Anita (2005). Cooperative Learning. Jakarta: Gramedia

Mudjito, AK (1994). Belajar & Pembelajaran 2. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Mulyana, Edi Hendri (2008). Pendidikan dan Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Tasikmalaya: Buku Wajib Perkuliahan IPA PGSD UPI Kampus Tasikmalaya.

Nasution, S (1984). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Rochmadi, Dudi (1997). Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas.

Siddiq, M. Djauhar, dkk (2008). Pengembangan Bahan Pembelajaran SD. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.

Slameto (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta

Sudjana, Nana (2004). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Surya, Muhammad (2003). Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran. Bandung:Yayasan Bhakti Winaya.

Syah, Muhibbin (2002). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Jakarta: Pusat Bahasa

Wahyono, Budi (2008). Ilmu Pengetahuan Alam 4. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdiknas.

Usman, Moh. Uzer (1994). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.




DOI: https://doi.org/10.31980/jpetik.v4i2.361

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


    Creative Commons License