Perancangan Strategi Digital Marketing Communication pada Instagram dan TikTok Agrowisata Desa Sukaresmi
DOI:
https://doi.org/10.31980/jvmxjg49Keywords:
Agrowisata, Digital marketing communication, Model AIDA, Promosi digitalAbstract
Article History
Received: 19 Mei 2026, Accepted: 5 Juni 2026, Published: 15 Juni 2026
Abstrak
Perkembangan teknologi informasi dan media sosial mendorong perubahan strategi dalam komunikasi pemasaran, termasuk pada sektor pariwisata. Agrowisata Desa Sukaresmi memiliki potensi wisata yang beragam, namun belum didukung oleh strategi promosi digital yang terarah. Proyek ini bertujuan untuk merancang strategi digital marketing communication pada Agrowisata Desa Sukaresmi melalui platform Instagram dan TikTok dengan menggunakan model AIDA (attention, interest, desire, action). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Wawancara dilakukan dengan pengelola Agrowisata Desa Sukaresmi untuk memperoleh informasi mengenai kondisi pemasaran digital yang sedang berjalan. Analisis yang dilakukan meliputi analisis target audiens, customer insight, kompetitor, SWOT, platform, keyword, content direction, serta objective dan KPI (key performance indicator). Hasil menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing communication berbasis model AIDA dapat membantu meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran digital melalui penentuan target audiens dengan lebih spesifik, penyusunan positioning, dan pengukuran performa berdasarkan indikator digital. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas Agrowisata Desa Sukaresmi serta mendukung pengembangan promosi wisata berbasis digital secara lebih terarah dan berkelanjutan
Kata Kunci: Agrowisata; Digital Marketing Communication; Model AIDA; Promosi Digital
Abstract
The development of digital technology and social media has encouraged changes in marketing communication strategies, including in the tourism sector. Sukaresmi Agrotourism Village has various tourism potentials, however it has not been supported by a well directed and optimal digital promotion strategy. This project aims to design a digital marketing communication strategy for Sukaresmi Agrotourism through Instagram and TikTok platforms using the AIDA model (attention, interest, desire, action). The research employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of interviews, observations, and document analysis. Interview were conducted with the manager of Sukaresmi Agrotourism to obtain information regarding the current digital marketing conditions. The analyses carried out included target audience analysis, customer insight, competitor analysis, SWOT analysis, platform analysis, keyword analysis, content direction, as well as objective and KPI analysis. The results show that the implementation of an AIDA based digital marketing communication strategy can improve the effectiveness of digital marketing communication through more specific audience targeting, positioning development, and performance measurement based on digital indicators. This strategy is expected to increase the visibility of Sukaresmi Agrotourism and support the development of more directed and sustainable digital tourism promotion.
Keyword: AIDA Model; Agrotourism; Digital Marketing Communication; Digital Promotion
References
[1] M. Wijana and R. Setiawan, “Sosialisasi tentang pentingnya peran orang tua bagi remaja dan anak-anak dalam penggunaan internet,” Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat), vol. 2, no. 2, pp. 49–55, 2022.
[2] G. T. Mulyansyah and R. Sulistyowati, “Pengaruh digital marketing berbasis sosial media terhadap keputusan pembelian kuliner di kawasan G-Walk Surabaya,” Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN), vol. 9, no. 1, pp. 1097–1103, 2021.
[3] We Are Social, “Digital 2026: Top Digital and Social Media Trends in Indonesia,” 2025.
[4] D. D. Yuliono and A. Rochmaniah, “Strategic digital branding on TikTok: A SOSTAC-based case study of Camille Beauty’s skincare marketing in Indonesia,” CHANNEL: Jurnal Komunikasi, vol. 13, no. 1, pp. 17–28, 2025.
[5] F. Kusumasari, A. R. Priambodo, J. A. Haq, Z. N. Agustina, and Z. A. Achmad, “Optimalisasi digital marketing untuk agrowisata Dili Vanili: Meningkatkan popularitas dan promosi online,” JABN, vol. 6, no. 2, pp. 21–35, 2025.
[6] O. Hapsara, D. W. Sjuchro, T. Murtono, and D. A. Asfar, “Perspektif digital marketing communication dalam memasarkan skincare di Indonesia,” Jurnal Komunikasi Profesional, vol. 5, no. 3, pp. 209–221, 2021, doi: 10.25139/jkp.v5i3.3782.
[7] A. Hermawati, “Pengaruh penanganan keluhan, komunikasi pemasaran dan kepercayaan terhadap loyalitas (literature review manajemen pemasaran),” Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital, vol. 1, no. 1, pp. 14–28, 2023.
[8] D. F. Kusuma and M. S. Sugandi, “Strategi pemanfaatan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran digital yang dilakukan oleh Dino Donuts,” Jurnal Manajemen Komunikasi, vol. 3, no. 1, p. 18, 2019
[9] A. Muntazah, N. Novalia, and R. I. Emeilia, “Strategi komunikasi pemasaran digital untuk meningkatkan brand loyalty pada perusahaan travel di masa pandemi Covid-19 (studi kasus pada CV. Khairil Tour & Travel),” Akrab Juara: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial, vol. 5, no. 4, pp. 211–221, 2020.
[10] A. Diniati, A. N. Salma, M. T. Lestari, N. L. P. F. S. Devi, and C. A. Tasliman, “Utilization of Instagram by Glamping Legok Kondang Ciwidey as a promotion media during the pandemic,” TRJ Tourism Research Journal, vol. 6, no. 1, p. 1, 2022.
[11] J. R. Widokarti and D. J. Priansa, Komunikasi Pemasaran Terpadu dalam Industri Pariwisata. Bandung: Alfabeta, 2019.
[12] S. Maretno and M. Marlini, “Pemanfaatan media sosial sebagai media promosi perpustakaan,” Baitul'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, vol. 5, no. 1, pp. 58–71, 2021.
[13] A. Qadir and M. Ramli, “Media sosial (definisi, sejarah dan jenis-jenisnya),” Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, vol. 3, no. 6, pp. 2713–2724, 2024.
[14] N. A. Herawati, G. K. Nay, M. Aparato, and I. M. B. Dwiarta, “Peran media sosial sebagai strategi digital marketing dalam mengubah perilaku konsumen,” Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital, vol. 2, no. 2, pp. 17–30, 2025.
[15] M. Fadhli, “Strategi pemasaran perpustakaan menggunakan model AIDA,” UNILIB: Jurnal Perpustakaan, 2023.
[16] P. Kotler and G. Armstrong, Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga, 2016.
[17] F. R. Putranto, P. W. Ahmadi, Y. S. Wibowo, M. Fahrenza, and I. Setiawan, “Analisis strategi penjualan produk Cocoa Butter Purwokerto menggunakan pendekatan model AIDA,” Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, vol. 4, no. 1, pp. 892–902, 2026.
[18] H. P. Mulyati and A. Sudrajat, “Efektifitas model AIDA sebagai strategi pemasaran dan E-WOM untuk mempengaruhi minat beli konsumen di era digital (studi kasus pada produk Hanasui),” Jurnal Maneksi (Management Ekonomi dan Akuntansi), vol. 13, no. 4, pp. 873–880, 2024.
[19] T. A. Tristanto and R. Hurriyati, "AIDA model as a marketing strategy to influence consumer buying interest in the digital age," Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), vol. 4, no. 4, 2023, doi: 10.33258/birci.v4i4.3319.
[20] S. K. Deb, S. M. Nafi, and M. Valeri, "Promoting tourism business through digital marketing in the new normal era: a sustainable approach," European Journal of Innovation Management, 2022, doi: 10.1108/ejim-04-2022-0218.
[21] C. Liu and H. T. Chong, "Social media engagement and impacts on post-COVID-19 travel intention for adventure tourism in New Zealand," Journal of Outdoor Recreation and Tourism, 2023, doi: 10.1016/j.jort.2023.100612.
[22] S. Donkoh, "Application of triangulation in qualitative research," Journal of Applied Biotechnology & Bioengineering, vol. 10, 2023, doi: 10.15406/jabb.2023.10.00319.
[23] R. Salzano, H. Hall, G. Webster, and D. Brazier, "Community validation as a method to establish trustworthiness in qualitative LIS research," Proceedings of the Association for Information Science and Technology, vol. 60, 2023, doi: 10.1002/pra2.961.
[24] A. J. Bingham, "From data management to actionable findings: a five-phase process of qualitative data analysis," International Journal of Qualitative Methods, vol. 22, 2023, doi: 10.1177/16094069231183620.
[25] N. Amelia and N. I. K. Wardani, "Analysis of PT Fokus Kualitas Utama digital marketing strategy to increase client attraction," East Asian Journal of Multidisciplinary Research, vol. 3, no. 11, 2024, doi: 10.55927/eajmr.v3i11.12523.
[26] M. Naeem, W. Ozuem, K. E. Howell, and S. Ranfagni, "A step-by-step process of thematic analysis to develop a conceptual model in qualitative research," International Journal of Qualitative Methods, vol. 22, 2023, doi: 10.1177/16094069231205789.
[27] A. A. Shoib, A. P. Dewi, D. Prista, F. D. Wahyu, and S. Sudarmiatin, “Analisis strategi pemasaran STP (Segmenting, Targeting, Positioning) pada UMKM pengrajin keramik (studi kasus pada UMKM Denis Souvenir Sulastri),” Jurnal Bintang Manajemen, vol. 2, no. 4, pp. 91–98, 2024.
[28] S. A. Sani and N. Aslami, “Strategi pemasaran STP (Segmenting, Targeting, dan Positioning) pada produk kecantikan House of Beauty cabang Kota Pematangsiantar,” MAMEN: Jurnal Manajemen, vol. 1, no. 1, pp. 18–26, 2022.
[29] F. Rismawati, S. Wahyuni, and J. Widodo, “Strategi pemasaran STP (Segmenting, Targeting, Positioning) Larissa Aesthetic Center Cabang Jember,” Jurnal Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi dan Ilmu Sosial, vol. 13, no. 2, p. 68, 2019.
[30] K. Setiawan, I. G. O. Ariwangsa, and N. W. Lasmi, “Penerapan strategi pemasaran STP pada PT. GUESTPRO,” BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 3, no. 4, pp. 777–781, 2022.
[31] N. Hariansyah, "Segmentasi Pasar dalam Komunikasi Pemasaran Islam," Jurnal Al-Hikmah, vol. 19, no. 2, 2021. [Online]. Available: https://doi.org/10.35719/alhikmah.v19i2.73




