Penerapan Model Tipe Kancing Gemerincing Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa Materi Sumber Daya Alam

Dianti Risharni

Abstract


Abstract - This research is motivated by the low level of mastery of the science concept of students in SD
Negeri Jagakarsa 02 Pagi, South Jakarta. The low level of mastery of students' concepts is because the teacher
in teaching in the class still adheres to the old paradigm of using the lecture method. This can be seen at the
beginning of the study by giving practice questions about the topic of natural resources, the results showed
that the average of all students has not reached the target mastery of the desired concept. Some indicators of
the concept of the questions given still have not reached the level of mastery. Based on these problems, there
must be an effort to improve the mastery of the science concept of students in grade IV SD Negeri Jagakarsa
02 Pagi, South Jakarta. Therefore, the efforts made by researchers on "Application of the Ringing Type Type
Model to Enhance Mastery of Students 'Concepts of Natural Resource Materials" aim to obtain information
and to know the effect of applying the Ringling Button type to students' mastery of natural resource material.
The method used in this study is the Classroom Action Research method, with 40 students as subjects. Data
collection techniques used in this study are the results of student learning tests, observation of teacher and
student activities and questionnaires. In the learning process, students are required to be active, and the use of
image media that includes it can create a pleasant learning atmosphere. It can be seen from the learning
outcomes and mastery of students' concepts in each concept indicator that it always increases in each cycle.
Therefore, the application of the Ringing Button type model is a learning model that is suitable for use in
science learning especially in natural resource materials.
Keywords - Clinking Button Type Model, Mastery Concept.
Abstrak— Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya tingkat penguasaan konsep IPA siswa di SD Negeri
Jagakarsa 02 Pagi Jakarta Selatan. Rendahnya tingkat penguasaan konsep siswa ini disebabkan karena guru
dalam mengajar di dalam kelas masih menganut paradigma lama yaitu menggunakan metode ceramah. Hal
ini terlihat pada saat awal penelitian dengan memberikan latihan soal mengenai topic sumber daya alam,
hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata dari seluruh siswa belum mencapai target penguasaan konsep yang
diinginkan. Beberapa indicator konsep dari soal yang diberikan masih belum tercapai tingkat penguasaannya.
Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut, harus ada upaya untuk meningkatkan penguasaan konsep
IPA siswa di kelas IV SD Negeri Jagakarsa 02 Pagi Jakarta Selatan. Oleh karena itu, upaya yang dilakukan
peneliti yaitu tentang “Penerapan Model Tipe Kancing Gemerincing untuk Meningkatkan Penguasaan
Konsep Siswa Materi Sumber Daya Alam” bertujuan untuk memperoleh informasi dan mengetahui pengaruh
penerapan model tipe Kancing Gemerincing terhadap penguasaan konsep siswa pada materi sumber daya
alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas, dengan subyek
siswa berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil tes
belajar siswa, observasi aktivitas guru dan siswa serta angket. Dalam proses pembelajarannya, siswa dituntut
untuk aktif, serta penggunaan media gambar yang mencakup di dalamnya dapat membuat suasana belajar
yang menyenangkan. Terlihat dari hasil belajar dan penguasaan konsep siswa pada setiap indicator konsep
selalu meningkat pada tiap siklusnya. Oleh karena itu, penerapan model tipe Kancing Gemerincing
merupakan model pembelajaran yang cocok digunakan dalam pembelajaran IPA khususnya pada materi
sumber daya alam.
Kata Kunci — Model Tipe Kancing Gemerincing, Penguasaan Konsep


Full Text:

PDF

References


Alexander. (2012). Cooperative learning – KancingGemerincing.[online].:http://vanalexander69.blogspot.com/2012/01/kooperatiflearning kancing-gemerincing.html. [21Januari 2012]

Anderson, W., L. (2010). Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, Dan Asessmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arends, R. I. (2008). Learning To Teach (Belajar untuk Mengajar). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

BSNP. (2006). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran IPA Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Depdiknas.

Dahar, R. W. (1999). Teori-teori Belajar . Jakarta: Erlangga.

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Hikmawati, I. (2010). Profil Kecakapan Hidup Generik Siswa SMA Kelas X pada Hidrokarbon Menggunakan Model Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing. Skripsi Sarjana pada FPMIPA UPI Bandung: Tidak dipublikasi.

Kagan. S. (2000). Cooperative learning. [online]. Tersedia: http://www.Utc.Edu/Teaching-Resource-- Centre/Cooplear.html. [15 Desember 2011]

Kamiludin. (2011). Penggunaan Media Kartu Domino Bergambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPA Materi Perubahan Kenampakan Benda Langit. Skripsi Sarjana pada FIP UPI Bandung: Tidak dipublikasi.

Kunandar. (2008). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Kusumah, W. (2008). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Indeks Permata Puri Media.

Lie, A. (2008). Cooperative learning (mempraktikkan cooperative learning di ruang-ruang kelas). Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Metlzer, D. E. (2002). The relationship between Mathematics Prepation and Conceptual Learning Gains in Physics: A.Possible ’’ Hidden Variable’’ in Diagnostic Pretest Scores. Journal of am J Phys. 70 (12) 1260.

Miftahul, Huda. (2011). Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Purwanto, N. (1994). Prinsip prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rositawaty, S. (2008). Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam 4. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Rusman. (2010). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Bandung: PT Rajagrafindo Persada.

Sagala, S. (2007). Konsep Dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sapriya. (2008). Pendidikan IPS. Bandung: Laboratorium PKn UPI Press.

Siberman, M. L.(2009). Active Learning: 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Syarah, L. S. (2010). Upaya Meningkatkan Penguasaan Konsep Siswa SMK Kelas XI pada Pembelajaran Hidrokarbon Menggunakan Model Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing. Skripsi

Sarjana pada FPMIPA UPI Bandung: Tidak dipublikas.

Tahkim. (2010). Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kancing Gemerincing untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa. Skripsi Sarjana pada FPTK UPI Bandung: Tidak dipublikasi.

Tim pengembangan PLPG. (2012). Pendidikan Latihan Profesi Guru. Bandung: UPI Press.

Tim SEQIP. (2002). Buku IPA Guru Kelas 4. Jakarta: Depdiknas.

Trianto. (2011). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Winkel, W., S. (2004). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi

Yani, A. (2011). Percobaan Sederhana untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III SD pada Konsep Benda dan Sifatnya. Skripsi Sarjana pada FIP UPI Bandung: Tidak dipublikasi.

Yudianto, S. A. (2006). Manajemen Alam Sumber Pendidikan Nilai. Bandung: CV Mughni Sejahtera.




DOI: https://doi.org/10.31980/jpetik.v5i1.491

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


    Creative Commons License