PEMANFAATAN PROGRAM PEMBELAJARAN LOVAAS (ABA) DENGAN PENDEKATAN ICARE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERAL LIFE SKILL ANAK AUTIS

Kuntum Annisa Imania, Siti Husnul Bariyah

Abstract


Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaiamana penerapan metode Lovaas dengan pendekatan ICARE terhadap General Life Skill Anak Autis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Referensi teori yang diperoleh dengan jalan penelitian studi literatur dijadikan sebagai fondasi dasar dan alat utama bagi praktek penelitian ditengah lapangan. Untuk memperoleh informasi yang tepat dalam kegiatan pemanfaatan dilakukan melalui kegiatan pemanfaatan/penggunaan metode Lovaas dengan pendekatan ICARE. Secara umum, tujuan programnya adalah sebagai berikut: (1) Usaha Tim Pengajar - siswa, (2) Compliance (kepatuhan, (3) Mengurangi self-stimulatory, (4) Mengajarkan kemampuan menirukan, (5) Perkenalkan anak yang lain sebagai model, (6) berkomunikasi: (a) Berbicara, (b) Gambar, (c) Bahasa isyarat. (7) Bermain secara mandiri, (8) Kemampuan pra-sekolah, (9) Ajarkan kemampuan bantu diri, (10) Ajarkan kemampuan bersosialisasi (11) Ajarkan kemampuan motorik kasar dan halus, (12) Ajarkan bahasa reseptif/ekspresif. Kemampuan yang telah diajarkan kemudian digeneralisasikan ke orang-orang lain dan situasi lainnya.

Full Text:

PDF

References


Arif, Rohman. (2009). Politik Ideologi Pendidikan. Yogyakarta: Laksbang Mediatama.

Brady, L. (1990). Curriculum Development. Sydney : Prentice Hall of Australian Limited.

Burden, Paul R and Byrd, David. (1999). Method for Effective Teaching. Second Edition. Boston: Allyn and Bacon

Callon, JD. (1996). Competitive Advantage Through Information Technology. California : The McGraw-Hill Coimpanies, Inc.

Clark, R.W. (1999). Effective Professional Development Schools. Agenda for Education in a Democracy. California ; Jossey-Bass, Inc.

D. Prasetyono. (2008). Serba-Serbi Anak Autis. Yogyakarta: Diva Pres.

Efendi, Mohammad. (2009). Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara.

Jalil, Fasli dan Supriadi, Dedi. (2000). Reformasi Pendidikan dalam Menyambut Otonomi Daerah. Yogyakarta:

Kementrian Pendidikan Nasional, Buku 1 Panduan Pengembangan Pendekatan Belajar Aktif, Badan Penelitian Dan Pengembangan Pusat Kurikulum, Jakarta, 2010, hlm.100.

Krisnawati, Putu, Yuli, et.al., Penerapan Model Pembelajaran ICARE (Introduction Connection Application Reflection Extention) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknologi Informasi Dan Komunkasi (TIK) Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (KARMAPATI) Volume 3, Nomor 1, Maret 2014, hlm.91.

Levin, James & James F. Nolan, (1993). Classroom Management. New York: Prentice Hall-Inc.

Llyod, S.B., and Dugan, L. (1995). The Training and Development Sources Book. Massachusetts: HRD Press and Publication.

Majid, Abdul, Belajar Dan Pembelajaran, PT Remaja Rosda Karya, Bandung, 2014, hlm.261.

Resiser A. Robert & Dick Walter.(1996). Instructional Planning : a Guide for Teacher. Boston:A Simon and Schuter Company

Rogers, Everetts M. (1983). Diffusion of Innovation. New York : The Free Press.

Safaria, Triantoro. (2005). Autisme Pemahaman Baru Untuk Hidup Bermakna. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Smart, Aqila. (2010). Anak Cacat Bukan Kiamat: Metode Pembelajaran dan Terapi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Katahati

Purwanti, Endang et all. (2002). Perkembangan Peserta Didik. Malang: UMM Press.

Sutadi, Rudy et all. (2003). Penatalaksanaan Holistik Autisme, Pusat informasi dan Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: FK UI.

Tim Broad Based Education (BBE) Depdiknas. (2003). Pola Pelaksanaan Pendidikan Kecakapan Hidup. Surabaya: SIC bekerjasama dengan LPM UNESA.

Dinn Wahyudin, Model Pembelajaran ICARE Pada Kurikulum Mata Pelajaran TIK Di SMP, Jurnal, FIP Universitas Pendidikan Indonesia, 2010.




DOI: https://doi.org/10.31980/jpetik.v4i1.7

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


    Creative Commons License