Kemampuan Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Himpunan dan Kemandirian Belajar

Arfah Al Addawiyah, Basuki Basuki

Abstract


Pada umumnya kemampuan representasi matematis siswa di Indonesia masih tergolong rendah, hal ini ditunjukkan oleh banyaknya siswa yang masih kesulitan dalam mengerjakan soal-soal berupa gambar, simbol, dan verbal. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematis siwa adalah kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal himpunan dan kemandirian belajar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII tahun ajaran 2020/2021 yang berada di Kelurahan Sukagalih, yang berjumlah 3 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket kemandirian belajar, tes kemampuan representasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa dalam kemandirian belajar memiliki kategori sedang dan rendah. Dilihat dari kemampuan representasi matematis siswa pada indikator representasi gambar dan simbol siswa mampu menyelesaikan soal. Sebagian siswa hanya mampu menyelesaikan soal untuk menyampaikan ide matematisnya dengan bahasa sendiri. In general, the mathematical representation skills of students in Indonesia are still relatively low, this is indicated by the number of students who still have difficulty in working on problems in the form of images, symbol, and verbal. One of the factors that affect the ability of mathematical representation shiva is the independence of learning. This research aims to find out the mathematical representation skills in solving set problems and learning independence. The type of research used in this research is qualitative research. The subjects in the study were class VIII students of the 2020/2021 school year who were at Kelurahan Sukagalih, which amounted to 3 people using purposive sampling techniques. The data collection techniques used are learning independence questionnaires, representation skills tests, interviews, and documentation. The results showed that students mathematical representation abilities in learning independence had medium and low categories seen from students mathematical representation abilities on image and symbol, so that students are able to solve problems. Some students are only able to solve problems to convey their mathematical ideas in their own language.

Keywords


Representasi Matematis; Kemandirian Belajar; Himpunan

Full Text:

XML

References


Afriansyah, E. A., Madio, S. S., Sumartini, T. S., Mardiani, D., Nurulhaq, C., Sritresna, T., & Nuraeni, R. (2020). Jotform Application Training for Making Questionnaire and Attendance Forms. Journal Pekemas, 3(2), 26-32.

Aisyah, A. S. N., & Madio, S. S. (2021). Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa dengan Pembelajaran Berbasis Masalah Melalui Pendekatan Konstekstual dan Matematika Realistik. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 363-372.

Anggraeni, N. S., & Sundayana, R. (2021). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa dengan Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation dan Team Quiz Ditinjau dari Kemandirian Belajar. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3), 469-480.

Annajmi, & Afri, L. E. (2018). Pengaruh Penggunaan Lembar Aktivitas Siswa Berbasis Metode Penemuan Terbimbing terhadap Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis Siswa. Mosharafa : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 95–106.

Agustina, T. B., & Sumartini, T. S. (2021). Kemampuan Representasi Matematis Siswa Melalui Model STAD dan TPS. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 315-326.

Arofah, M. N., & Noordyana, M. A. (2021). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa pada Materi Lingkaran di Kelurahan Muarasanding. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3), 421-434.

Azizah, Y. (2016). Analisis Kemampuan Representasi Matematis Mahasiswa Berdasarkan Kemandirian Belajar. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 251–262.

Dewi, R. S., Sundayana, R., & Nuraeni, R. (2020). Perbedaan Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Self-Confidence antara Siswa yang Mendapatkan DL dan PBL. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(3), 463–474.

Dimas, Lisna., & Sedayu, S. D. N. (2016). Pelaksanaan Matematika Pada Mata Pelajaran Himpunan. Jurnal Pendidikan Guru, 5, 362–369.

Eviyanti, R. (2019). Analisis Kemampuan Representasi Matematis Ditinjau dari Karakteristik Cara Berpikir Peserta Didik dalam Pembelajaran Pada Materi Himpunan. 126(1), 1–134.

Fadilah, D. N., & Afriansyah, E. A. (2021). Peran Orang Tua terhadap Hasil Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19 dalam Pembelajaran Matematika Berbasis Online. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3), 395-408.

Faturohman, I., Iswara, E., & Gozali, S. M. (2022). Self-Confidence Matematika Siswa dalam Penerapan Pembelajaran Online. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 85-94.

Fitri, N., Munzir, S., & Duskri, M. (2000). Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis melalui Penerapan Model Problem Based Learning. 4185, 59–67.

García Reyes, L. E. (2019). Analisis Kemampuan Representasi Matematis Ditinjau dari Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas VIII pada Materi Himpunan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Handoko, H., & Winarno, W. (2019). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Scaffolding Berbasis Karakter. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(3), 411-422.

Hanipah, H., & Sumartini, T. S. (2021). Perbandingan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa antara Problem Based Learning Dan Direct Instruction. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 83-96.

Haq, C. N. (2012). Training by Doing. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 43-50.

Indriyani, Y. D., Sudarman, S. W., & Vahlia, I. (2020). Peningkatan Kemampuan Representasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa Menggunakan Pendekatan RME. Jurnal Derivat: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 7(1), 1–10.

Kurniawati, C. (2019). Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP BOPKRI 1 Yogyakarta pada Pembelajaran Matematika yang Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik untuk Materi Himpunan. 126(1), 1–7.

Lestari, A. B., & Afriansyah, E. A. (2021). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP di Kampung Cibogo pada Materi SPLDV. SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), 92-102.

Maryati, I., & Monica, V. (2021). Pembelajaran Berbasis Masalah dan Inkuiri dalam Kemampuan Representasi Matematis. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 333-344.

Maulyda, M. A., Tyaningsih, R. Y., & Baidowi, B. (2019). Analisis Kemampuan Represenasi Matematis Siswa MAN II Kota Batu pada Materi Himpunan. AKSIOMA: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 10(2), 195–208.

Miura, I. (2018). Penerapan Pembelajaran Reciprocal Teaching untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa. Unnes Journal of Mathematics Education, 4(3), 57–71.

Nurfadilah, P., & Afriansyah, E. A. (2022). Analisis Gesture Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Open-Ended. Journal of Authentic Research on Mathematics Education (JARME), 4(1), 14-29.

Puspandari, I., Praja, E. S., & Muhtarulloh, F. (2019). Pengembangan Bahan Ajar dengan Pendekatan Induktif untuk meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 307–318.

Rachmayani, D. (1392). Penerapan Pembelajaran Reciprocal Teaching untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa. Unnes Journal of Mathematics Education, 4(3), 57–71.

Rahlan, I., & Sofyan, D. (2021). Kemampuan Representasi dan Disposisi Matematis Siswa Melalui CTL dan SAVI. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3), 493-504.

Rizky, E. N. F., & Sritresna, T. (2021). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Disposisi Matematis Siswa Antara Guided Inquiry dan Problem Posing. PLUSMINUS: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 33-46.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sundayana, R. (2018). Kaitan antara Gaya Belajar, Kemandirian Belajar, dan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP dalam Pelajaran Matematika. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 5, 75–84.

Sutarsa, D. A., & Puspitasari, N. (2021). Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa antara Model Pembelajaran GI dan PBL. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 169-182.

Syahputra. (2017). Pengembangan Bahan Ajar dengan Pendekatan Induktif untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 307–318.

Wahyudi, W., Rufiana, I. S., & Nurhidayah, D. A. (2020). Peran Pembelajaran Diskursus Multi Representasi terhadap Pengembangan Kemampuan Matematik dan Daya Representasi pada Siswa Himpunan. Jurnal Ilmiah Soulmath: Jurnal Edukasi Pendidikan Matematika, 8(2), 95.

Yulinawati, A., & Nuraeni, R. (2021). Kemampuan Representasi Matematis ditinjau dari Self-Confidence Siswa pada Materi Statistika di Desa Talagasari. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3), 519-530.

Yusriyah, Y., & Noordyana, M. A. (2021). Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP pada Materi Penyajian Data di Desa Bungbulang. PLUSMINUS: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 47-60.




DOI: https://doi.org/10.31980/plusminus.v2i1.1581

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika


View My Stats