Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Self Regulated Learning pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

Ega Sulastri, Deddy Sofyan

Abstract


Kemampuan komunikasi matematis masih rendah. Perlu analisis untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis, diantaranya ditinjau dari self regulated learning siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian yaitu tiga siswa kelas VIII SMP di Cimuncang, dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan komunikasi matematis, angket self regulated learning siswa, dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua subjek dengan kategori self regulated learning tinggi, salah satunya belum memenuhi keempat indikator yang diaplikasikan dalam tes kemampuan komunikasi matematis. Sedangkan satu lainnya mampu memenuhi dua indikator. Satu siswa dengan self regulated learning sedang belum memenuhi satupun indikator kemampuan komunikasi matematis. Self regulated learning menjadi faktor yang perlu diperhatikan terkait dengan kemampuan komunikasi matematis siswa.

Mathematical communication skills are still low. An analysis is needed to describe mathematical communication skills, including in terms of students' self-regulated learning of the material of a two-variable linear equation system. The research was conducted qualitatively with a descriptive method. The research subjects were three grade VIII junior high school students in Cimuncang, selected purposively. Data collection techniques used mathematical communication skills tests, student self-regulated learning questionnaires, and interviews. The data analysis technique was carried out by data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that in two subjects with a high self-regulated learning category, one of them did not meet the four indicators applied in the mathematical communication ability test. While the other one can meet two indicators. One student with moderate self-regulated learning has not met any of the indicators of mathematical communication skills. Self-regulated learning is a factor that needs to be considered related to students' mathematical communication skills.


Keywords


Kemampuan Komunikasi Matematis; Self Regulated Learning; Sistem Persamaan Linear Dua Variabel; Mathematical Communication Skills; Self Regulated Learning; Two Variable Linear Equation System

Full Text:

PDF

References


Afriansyah, E. A., & Turmudi, T. (2022). Prospective teachers’ thinking through realistic mathematics education based emergent modeling in fractions. Jurnal Elemen, 8(2), 605-618.

Amsari, D., & Mudjiran. (2018). Implikasi Teori Belajar E. Thorndike (Behavioristik) dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Basi, 2(2), 52–57.

Dewi, M. W. K., & Nuraeni, R. (2022). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP ditinjau dari Self-Efficacy pada Materi Perbandingan di Desa Karangpawitan. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 151-164.

Fauziah, I., Maarif, S., & Pradipta, T. R. (2018). Self Regulated Learning Siswa melalui Model Problem Based Learning (PBL). Jurnal Analisa, 4(2), 90–98.

Fitriatien, S. R., & Mutianingsih, N. (2020). Peningkatan Kemampuan Belajar Mandiri pada Mata Kuliah Operasional Riset melalui Self Regulated Learning. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 95-106.

Hakiki, S. N., & Sundayana, R. (2022). Kemampuan Komunikasi Matematis pada Materi Kubus dan Balok Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 101-110.

Hardani, H., Medica, P., Husada, F., Andriani, H., Sukmana, D. J., & Mada, U. G. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group.

Jansen, R. S., Van Leeuwen, A., Janssen, J., Jak, S., & Kester, L. (2019). Self-regulated learning partially mediates the effect of self-regulated learning interventions on achievement in higher education: A meta-analysis. Educational Research Review, 28, 100292.

Khairunisa, R. W., & Basuki, B. (2021). Perbandingan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS dan CIRC. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 113-124.

Landita, A., Kodirun, & Makkulau. (2019). Penerapan Pendekatan Problem Solving Ditinjau dari Self Regulated Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP. Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika, 4(1), 12–22.

Luritawaty, I. P. (2016). Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis melalui Metode Diskusi Berbantuan Microsoft Excel. Mosharafa: Jurnal Pendidikan matematika, 5(3), 213-222.

Luritawaty, I. P. (2019). Pengembangan Kemampuan Komunikasi Matematik melalui Pembelajaran Take and Give. Mosharafa: Jurnal Pendidikan matematika, 8(2), 239-248.

Murniati, S., Roza, Y., & Maimunah, M. (2021). Analisis Kesesuaian Materi Himpunan Buku Teks Siswa Matematika Kelas VII terhadap Kurikulum 2013. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 177-188.

Nazihah, V., & Rahadi, M. (2015). Penerapan Model Numbered Heads Together dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(3), 131-139.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston: The National Council of Teachers of Mathematics. Inc.

Nuraeni, R., & Luritawaty, I. P. (2016). Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa melalui Strategi Think Talk Write. Mosharafa: Jurnal Pendidikan matematika, 8(2), 101-112.

Nuraeni, R. (2018). Perbandingan Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa antara yang Mendapatkan Pembelajaran Group Investigation Dengan Konvensional pada Mata Kuliah Kalkulus Integral. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 219-228.

Pratiwi, I. (2019). Efek Program PISA terhadap Kurikulum di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(1), 51–71.

Purnamasari, A., & Afriansyah, E. A. (2021). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP pada Topik Penyajian Data di Pondok Pesantren. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 207-222.

Putra, R. W. Y. (2015). Pembelajaran Konflik Kognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Berdasarkan Kategori Pengetahuan Awal Matematis. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 156–166.

Rapsanjani, D. M., & Sritresna, T. (2021). Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Self-Efficacy Siswa. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3), 481-492.

Rohim, A., & Asmana, A. T. (2018). Efektivitas Pembelajaran di Luar Kelas (Outdoor Learning) dengan Pendekatan PMRI pada MateriI SPLDV. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 5(3), 217–229.

Saidah, S., & Mardiani, D. (2021). Kesulitan Siswa SMP Terhadap Soal Komunikasi Matematis pada Materi Penyajian Data. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3), 531-540.

Saparani, A. E., T, A. Y., & Riyanti, S. (2018). Self Confidence dan Hasil Belajar Siswa melalui Pendekatan Problem Solving di SMAN 1 Bonti. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kahatulistiwa, 7(3).

Seufert, T. (2018). The interplay between self-regulation in learning and cognitive load. Educational Research Review, 24, 116-129.

Syah, J. M., & Sofyan, D. (2021). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP di Kampung Paledang Suci Kaler pada Materi Segiempat dan Segitiga. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 373-384.

Tanjung, H. S. (2017). Peningkatan Kemampuan Komunikasi dan Matematis Siswa SMA melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal MAJU, 4(2), 42–54.

Thoken, F., Asrori, & Purwanti. (2017). Analisis Kemandirian Belajar pada Siswa Kelas X. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 6(12), 1–7.

Undang-Undang No. 20. (2013). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Yanti, A. W., & Novitasari, N. A. (2021). Penggunaan jurnal reflektif pada pembelajaran Matematika untuk melatih kemampuan komunikasi matematis siswa. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 321-332.




DOI: https://doi.org/10.31980/plusminus.v2i2.1875

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika


View My Stats