MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE-MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (C-MID)

Teni Sritresna

Abstract


Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa dalam belajar matematika. Cooperative-Meaningful Instructional Design (C-MID) merupakan salah satu model pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran Cooperative-Meaningful Instructional Design (C-MID) dengan yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di salah satu SMP di Kabupaten Garut. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan koneksi matematis. Analisis data dilakukan secara kuantitatif. Analisis koneksi matematis dilakukan dengan uji nonparametrik Mann-Whitney U untuk pretes dan uji t untuk N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran CooperativeMeaningful Instructional Design (C-MID) lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional.

Keywords


Kemampuan Koneksi Matematis; Model Pembelajaran Cooperative Meaningful Instructional Design; C-MID

Full Text:

PDF

References


Dahar. (1996). Teori-teori Belajar. Bandung: Erlangga.

Gunawan, R. P. (2013). The Meaningful Instructional Design Model.

[Online]. Tersedia: http://proposalmatematika23.blogspot.com/2013/06/ themeaningfullinstructionaldesign_7275.html# more. [5 Oktober 2013].

NCTM. (1989). Curriculum and Evaluation Standard for School

Mathematics. [Online]. Tersedia:http://www.mathcurriculumcenter.org?PDFS/CCM?summaries/standars_summary.pdf. [20 Desember 2013].

. (2000). Principles and Standars for School Mathematics.

[Online]. Tersedia:http://www.nctm.org/uploadedFiles/Math_Standards/12

_exec_pssm.pdf. [26 Desember 2013].

Permana, Y. dan Sumarmo, U. (2007). Mengembangkan Kemampuan

Penalaran dan Koneksi Maatematik Siswa SMA melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Educationist: Jurnal kajian filosofi, teori, kualitas, dan

manajemen pendidikan. Vol 1 No.2, 2007.

Qohar, A. (2010). Mengembangkan Kemampuan Pemahaman,

Koneksi, dan Komunikasi Matematis serta Kemadirian Belajar Matematika Siswa SMP melalui Reciprocal Teaching.

Disertasi. SPs UPI Bandung: tidak diterbitkan.

Ramdani, Y. (2013). Pembelajaran dengan Scientific Debate untuk

Meningkatkan Kemampuan Komunikasi, Penalaran, dan Koneksi Matematis Mahasiswa dalam Konsep Integral. Disertasi. SPs UPI Bandung: tidak diterbitkan.

Ruseffendi, H. E. T. (2005). Dasardasar Penelitian Pendidikan dan

Bidang Non Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Ruspiani. (2000). Kemampuan dalam Melakukan Koneksi Matematika.

Tesis. SPs UPI Bandung: tidak diterbitkan.

Wena, M. (2009). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika

Indexed by:

 

Creative Commons License
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. 

 

View My Stats