Analisis Penerapan Pembiasaan Karakter Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun) di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31980/caxra.v5i2.1805Keywords:
Budaya 5S, Pendidikan karakterAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) dalam pendidikan karakter di SDN 1 Lebakagung. Fokus penelitian meliputi pemahaman budaya 5S, faktor pendukung dan penghambat, serta strategi penerapan budaya 5S di sekolah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi, dengan subjek penelitian berupa kepala sekolah, guru kelas I, II, IV, V, VI, serta peserta didik kelas VI. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program 5S diterapkan dalam kegiatan rutin sekolah, pembelajaran, dan ekstrakurikuler. Faktor pendukung meliputi peran guru, lingkungan sekolah, dan dukungan orangtua, sedangkan faktor penghambatnya adalah keluarga tidak harmonis, lingkungan sosial, serta sikap pribadi peserta didik. Solusi yang diterapkan untuk mengatasi hambatan ini adalah bimbingan konseling, sosialisasi, dan pembiasaan budaya 5S di seluruh komunitas sekolah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












