Pendekatan Inovatif Guru Muda dalam Mengatasi Kendala Implementasi Kurikulum Deep Learning di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31980/caxra.v5i2.3420Keywords:
Deep Learning, Collaboration, Elementary EducationAbstract
Penelitian ini mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran di SDN Panggilingan 02 Jakarta dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, studi dokumen, dan observasi kelas. Penelitian ini mengkaji strategi guru muda dalam merancang pembelajaran yang bermakna meskipun menghadapi keterbatasan fasilitas, rasio guru-siswa yang tinggi, dan variasi kemampuan serta gaya belajar siswa. Guru menggunakan asesmen diagnostik, pendekatan saintifik, teknik Think-Pair-Share, model kooperatif Jigsaw, umpan balik reflektif, dan media sederhana berbahan daur ulang yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian belajar, serta keberanian siswa dalam menyampaikan ide dan bertanya. Temuan ini menegaskan pentingnya kreativitas pedagogis guru, dukungan manajerial sekolah, dan budaya belajar positif dalam penerapan deep learning di sekolah dasar perkotaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pengembangan profesional guru dan penyediaan sarana pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan abad ke-21.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












