IMPLEMENTATION OF THE RECIPROCAL TEACHING LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENTS' CRITICAL THINKING ABILITIES IN THE PPKN SUBJECT AT SMAN 18 GARUT
DOI:
https://doi.org/10.31980/journalcss.v9i2.3484Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Reciprocal Teaching dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMAN 18 Garut. Model pembelajaran Reciprocal Teaching dipilih karena diyakini mampu mendorong peserta didik untuk lebih aktif dan reflektif melalui kegiatan seperti diskusi, penyusunan pertanyaan, klarifikasi konsep, dan prediksi terhadap materi. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana model tersebut mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, yang merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran PPKn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Rata-rata nilai pretest peserta didik adalah 50,77 dan meningkat menjadi 75,87 pada posttest, dengan penurunan standar deviasi dan varians yang menunjukkan peningkatan hasil belajar lebih merata. Hasil analisis N-Gain menunjukkan rata-rata sebesar 0,4945 yang termasuk dalam kategori peningkatan sedang. Sementara itu, kelas kontrol menunjukkan N-Gain negatif atau sangat rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model Reciprocal Teaching efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, dan dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran alternatif dalam mata pelajaran PPKn.
Kata kunci: Reciprocal Teaching, berpikir kritis, PPKn, model pembelajaran, peserta didik.
