Model Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas V SDN 2 Cipelah
DOI:
https://doi.org/10.31980/caxra.v6i1.3006Keywords:
critical thinkingAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar, khususnya pada materi data. Kondisi tersebut menunjukan perlunya penggunaan model pembelajaran yang mengaitkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui penerapan model Contextual Teaching and learning. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, Tindakan, observasi, dan refleksi. Intrumen yang digunakan meliputi tes, lembar observasi, serta dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 8 siswa kelas V SDN Cipelah 2. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Sebelum tindakan, nilai rata-rata sebesar 38 dengan ketuntasan klasikal 12,5%. Pada siklus I meningkat menjadi 52 dengan ketuntasan 37,5%, dan pada siklus II meningkat signifikan menjadi 85 dengan ketuntasan mencapai 100%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model CTL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa sekolah dasar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












