Exploring Mathematical Concepts in Traditional Javanese Cakes

Authors

  • Mayang Nabila Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Rusydi Ananda Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31980/plusminus.v5i3.3382

Keywords:

etnomatematika, geometri, kue tradisional Jawa, pembelajaran kontekstual, kearifan lokal, ethnomathematics, geometry, traditional Javanese cakes, contextual learning, local wisdom

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terkandung dalam proses pembuatan dan karakteristik kue tradisional suku Jawa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam kepada pembuat kue tradisional, dan analisis dokumentasi. Sampel penelitian meliputi sepuluh jenis kue tradisional Jawa yaitu klepon, cenil, wajik, onde- onde, getuk, lupis, kue lapis, putu Bambu, nagasari, dan serabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai konsep matematika yang terintegrasi dalam kue tradisional Jawa meliputi geometri (bentuk lingkaran, bola, prisma segitiga, balok, belah ketupat, tabung, persegi panjang, silinder kecil), konsep pecahan dan rasio dalam komposisi bahan, pola simetri pada hiasan kue, konsep volume dan kapasitas dalam takaran, transformasi geometri pada teknik pembentukan, serta konsep bilangan dan operasi hitung dalam resep. Temuan ini mengindikasikan bahwa kue tradisional Jawa dapat dijadikan media pembelajaran matematika kontekstual yang bermakna. Matematika seringkali dipersepsikan sebagai mata pelajaran abstrak dan sulit dipahami oleh peserta didik. Pengintegrasian konteks budaya lokal, khususnya kue tradisional, dapat menjembatani kesenjangan antara konsep abstrak dengan pengalaman nyata siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan etnomatematika dan pembelajaran matematika berbasis budaya lokal, sekaligus upaya pelestarian warisan kuliner tradisional.

This study aims to explore the mathematical concepts contained in the process of making and the characteristics of traditional Javanese cakes. The research method uses a descriptive qualitative approach with observation techniques, in-depth interviews with traditional cake makers, and documentation analysis. The research sample includes ten types of traditional Javanese cakes, namely klepon, cenil, wajik, onde-onde, getuk, lupis, kue lapis, putu Bambu, nagasari, and serabi. The results show that there are various mathematical concepts integrated in traditional Javanese cakes including geometry (circle, sphere, triangular prism, cuboid, rhombus, tube, rectangle, small cylinder), the concept of fractions and ratios in ingredient composition, symmetry patterns in cake decorations, the concept of volume and capacity in measurements, geometric transformations in forming techniques, and the concept of numbers and arithmetic operations in recipes. These findings indicate that traditional Javanese cakes can be used as a meaningful contextual mathematics learning medium. Mathematics is often perceived as an abstract subject and difficult for students to understand. Integrating local cultural contexts, especially traditional cakes, can bridge the gap between abstract concepts and students' real experiences. This research contributes to the development of ethnomathematics and local culture-based mathematics learning, as well as efforts to preserve traditional culinary heritage.

Author Biography

Rusydi Ananda, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

pendidikan matematika

References

Afriansyah, E. A., & Sugiarti, S. (2025). Ethnomathematics in Sundanese Crafts: A Systematic Literature Review. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 571-582. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v14i2.3432

Albani, B. A., Nababan, G. M., Sembiring, M. B., Simatupang, T. F., & Manjani, N. (2024). Kearifan Lokal Dalam Matematika: Analisis Konsep Matematika Pada Ornamen Tradisional Adat Sumatera Utara. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendekia, 1(8), 3047–7824.

Ali, N. N., Lestari, P., & Rahayu, D. V. (2023). Kesulitan Siswa SMP Pada Pembelajaran Geometri Materi Bangun Datar. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 139-146. https://doi.org/10.31980/plusminus.v3i1.1230

Ardiansyah, A. S., Najwa, H. A., & Fitri, Y. N. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika pada Serabi Kalibeluk dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning. SANTIKA: Seminar Nasional Tadris Matematika, 3, 736– 754.

Asma, A., & Kadir, K. (2022). Eksplorasi Etnomatematika Proses Pembuatan Kue Tradisional Cangkuning Sebagai Sumber Belajar Matematika. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(4), 3168. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i4.6024

Basri, H., Sholihah, W., Ghafur, A., & Salman, S. (2024). Eksplorasi Etnomatematika pada Permainan Tradisional Engklek. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(3), 1–12.

Batubara, K., & Ananda, R. (2024). Pengaruh Konsep Diri Dan Kecemasan Belajar Matematika Terhadap Hasil Belajar Matematis Siswa. JP2M (Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika), 10(2), 783–791.

Choeriyah, L., Nusantara, T., Qohar, A., & Subanji. (2020). Studi Etnomatematika pada Makanan Tradisional Cilacap. AKSIOMA: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 11(2), 210–218.

Fauzi, M, L. (2022). Buku Ajar Etnomatematika. Jawa Barat: CV Jejak (Jejak Publisher)

Fauzi, L. M., Ahyan, S., Supiyati, S., Hayati, N., & Satriawan, R. (2023). An Analysis of Frieze Patterns, Crystallographic Patterns, and Philosophical Values on Subahnale Woven Motifs Sukarare Village. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 12(3), 505-516. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v12i3.823

Gardner, H. (2018). Multiple Intelligences: New Horizons in Theory and Practice. Basic Books.

Gardner, H., & Davis, K. (2019). The theory of multiple intelligences: Implications for mathematics education in the 21st century. Journal of Educational Psychology, 45(3), 178-195.

Hasanuddin, H. (2017). Etnomatematika Melayu: Pertautan Antara Matematika Dan Budaya Pada Masyarakat Melayu Riau. Sosial Budaya, 14(2), 136.

Hasibuan, H. A., & Hasanah, R. U. (2022). Etnomatematika: Eksplorasi Transformasi Geometri Ornamen Interior Balairung Istana Maimun Sebagai Sumber Belajar Matematika. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 1614–1622.

Herdiyanti, A., Andhany, E., & Dkk. (2024). Eksplorasi Etnomatematika Etnis Melayu Di Museum Sumatera Utara. Relevan: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(6), 41–60.

Isrok'atun. (2021). Model-Model Pembelajaran Matematika. Jakarta: Sinar Grafika Offset. PT. Bumi Aksara.

Lave, J., & Wenger, E. (2016). Situated Learning: Legitimate Peripheral Participation. Cambridge University Press.

Mahendra, M. Y., & Hasanah, R. U. (2023). Etnomatematika terhadap Proses Pembuatan Kue Lapis Pelangi. Euclid, 10(2), 406-420

Mailani, E., Azzahrawani, F., Kharismayanda, M., Pos, M. P., Khaitami, R., & Fadillah, S. (2024). Etnomatematika Kearifan Lokal Khas Sumatera Utara: Eksplorasi Bentuk-Bentuk Geometri Dan Makna Budaya Ethnomathematics of Local Wisdom Typical of North Sumatra: Exploration of Geometric Forms and Cultural. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(5), 6345–6355.

Mailani, E., Kharismayanda, M., Saragih, E. K., Ginting, F. M. B., Sitinjak, F., & Tarigan, P. S. B. (2024). Penerapan Bangun Ruang Melalui Makanan Khas Sumatera Utara. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(5), 6414– 6423.

Mailani, E., Kharismayanda, M., Siregar, A., Siregar, A. D. Y., Siregar, F. H., & Melati, S. A. (2025). Etnomatematika Makanan Tradisional Sumatera Utara di Pasar-Pasar Tradisional Dengan Berbagai Bangun Ruang. Journal of Citizen Research and Development, 2(1), 444–452.

Mardati, A., & Febrilia, Y. (2023). Development of Fraction Material Mathematics Module with Realistic Mathematics Education Learning Approach. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 7(2), 143–155.

Mellawaty, Lestari, W. D., Taufan, M., & Mufidah, Z. (2023). Klana Udeng Mask Dance in the Ethnomathematical Perspective (As a Source of Teaching Materials). Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 12(4), 689-702. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v12i4.1184

Naibaho, T., Sinaga, S. J., Simangunsong, V. H., & Sihombing, S. (2022). Eksplorasi Kue Tradisional Batak Toba Terhadap Konsep Geometri. Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION), 5(1), 42–48.

Nazwa Dewi Tianda, Delfi Wulandari, Lidwina Roulina Turnip, Safana Nur Rizky, Mardiyah Kharismayanda, & Elvi Mailani. (2024). Eksplorasi Etnomatematika pada Arsitektur Melayu: Studi Geometri di Istana Maimun. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 3(4), 71–76.

Putrawangsa, S. (2017). Desain Pembelajaran Matemtika Realistik. Mataram: Cv. Reka Karya Amerta.

Rahmadani, S. (2024). Eksplorasi Etnomatematika pada Kue Tradisional Khas Rejang Lebong. 3–121.

Sirate, F. (2012). Implementasi Etnomatematika Dalam Pembelajaran Matematika Pada Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 15(1).

Sarwoedi, Marinka, D, O., Febriani, P., & Wirna, I., N. (2018). Efektifitas etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 03(02), 171–176.

Setiadi, W. (2025). Studi Etnomatematika: Konsep Geometri pada Jajanan Jadul di Pasar Tradisional Ngasem, Yogyakarta. Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika), 8(2), 98–108. https://doi.org/10.37150/jp.v8i2.3169

Setiawan, W., & Listiana, Y. (2021). Eksplorasi Etnomatematika pada Batik Mojokerto. Jurnal Pendidikan Matematika (JPM), 7(1), 62.

Sinulingga, A., M., Hasibuan, E., K., & Yahfizham. (2025). Eksplorasi Etnomatematika Pada Rumah Adat Karo Siwaluh Jabu di Kabupaten Karo. Jurnal Keilmuan Pendidikan Matematika, 4(2), 50–61.

Siregar, T. J., Br Ginting, S. S., & Nasution, H. A. G. (2024). Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Geometri Transformasi Berbasis Budaya Sumatera Utara. Teorema: Teori Dan Riset Matematika, 09(02), 233-246.

Solin, T., A., Andhany, E., & dkk. (2024). Eksplorasi Etnomatematika Pada Masjid Agung Deli Serdang. Jurnal RELEVAN: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(6), 1-8.

Suharjana, A., Markaban., WS., H. (2009). Geometri Datar Dan Ruang di SD. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika.

Supiyati, S., Hanum, F., & Jailani. (2019). Ethnomathematics in sasaknese architecture.

Sustriani, N., & Nst, A. S. (2022). Etnomatematika Bentuk Jajanan Pasar Tradisional Di Kota Medan. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 82–96.

Tarmizi, M., & Yahfizham, Y. (2024). Perspektif Mahasiswa Terhadap Penggunaan Kecerdasan Buatan ChatGPT dalam Penyusunan Tugas Akhir. Indiktika: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika, 6(2), 151–161.

Vrasetya, A., & Nasution, E. Y. P. (2024). Students' Mathematical Connection Ability in Solving Higher Order Thinking Skills Problems Based on Jambi Culture. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 269-286. https://doi.org/10.31980/plusminus.v4i2.2087

Wenger-Trayner, E., & Wenger-Trayner, B. (2022). Learning in landscapes of practice: A framework for understanding social learning. Learning, Culture and Social Interaction, 36, 100-115.

Wulandari, R., Lubis, M. S., & Siregar, T. J. (2024). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Relevan: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(6), 1–11.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Nabila, M., & Ananda, R. (2025). Exploring Mathematical Concepts in Traditional Javanese Cakes. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 451–464. https://doi.org/10.31980/plusminus.v5i3.3382

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.